Duhai ukhty, Benarkah Engkau Bersedia Untuk ‘Dipoligami’?

Monday, January 23, 2012

Bismillah.

~> Pengantar: 

Okelah kawan, kali ini kami akan kembali menuliskan sebuah kisah yang cukup membuat kami terkaget-kaget seolah tidak percaya ketika pertama kali mengetahuinya. Inilah sebuah kisah yang jauh panggang dari api, sebuah kisah yang bertolak belakang antara pelakunya dengan kisah yang seharusnya terjadi. Ya, antara pelakunya yang dikenal sebagai orang nan telah mengaji tapi malah menggores cerita yang sungguh menyedihkan hati. 

Entahlah, memang godaan dan tergoda adalah manusiawi, akan tetapi jika orang lain yang malah tercoreng arang di dahi karena ulah kita yang bobrok sekali tentulah hal ini sangat disayangkan, apalagi kalau sampai nyerempet-nyerempet kepada jilbab dan cadar yang dikenakan atau kepada celana yang dicingkrangkan atau pula kepada jenggot yang dipeliharakan atau malah kepada manhaj yang tengah diperjuangkan. 

Read more...

Ukhty, Mengapa Engkau Selalu Saja Mengeluh?

Monday, November 21, 2011

Bismillah….

Bumi Allah,
13 September 2011

Di saat diri teringat akan kecerobohan yang pernah aku lakukan dahulu, maka kutuliskan surat ini untukmu wahai saudariku, agar engkau tidak pula terjebak dalam kecerobohan yang sama denganku itu, insya Allah, Aamiin.

Wahai ukhty nan shalihah, semoga sampai  hari ini hati dan jiwamu, termasuk fisikmu masih dalam penjagaan dan perlindungan Allah selalu. Semoga engkau masih dalam usaha untuk mendekap erat hidayah Allah atasmu, dan semoga pula engkau masih dalam ikhtiar  untuk menta’ati Allah dan RasulNya semampumu, insya Allah, aamiin.

Read more...

Kejutan Secarik Kertas

Bismillaah…

”Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang ku cari di setiap tempat, mereka adalah tujuan yang ku cari dalam pergaulanku, dan aku menemukan keshalihan hatiku dalam bergaul dengan mereka” (
حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 ) 

Segala puji dan syukur hanya bagi Allah Jalla Dzikruhu. Di antara nikmat yang patut disyukuri adalah nikmat berada di tengah-tengah orang yang bertakwa kepada Allah, baik itu di lingkungan rumah, sekolah, tempat bekerja atau di jengkal manapun dari bumi Allah.

Read more...

Bunga Sekuntum (Sebuah Inisial) [Serial Indahnya Ukhuwah Kita]

Sunday, October 23, 2011

Bismillah…

Kepada setiap persahabatan yang terjalin berdasar agama.

Kepada saudariku fillah di kejauhan belahan bumi Allah, yang sejuk kebun sawitnya membuatku bermetafora membayangkan keindahannya.

Bunga sekuntum,

Awal perkenalan kami terjalin melalui jejaring dunia maya, facebook. Kulihat ia tertarik dengan statusku yang berbahasa arab. Memiliki sahabat yang memiliki kemauan belajar sepertinya membuatku tak sabaran untuk bertukar nomor handphone.

Read more...

Teguran Untuk Kalian Yang Menjadi Wasilah Hidayah Allah Bagi Kami

Sunday, October 16, 2011



Bismillah.  

Catatan ini untuk  kaum salafiyiin seluruhnya dimanapun engkau berada, 
Terutama untuk calon ustadz dan ulama masa depan kita semua,
Dari kami nan masih hijau di atas manhaj salaf nan mulia,
Bagi nan masih tegar semoga diberikan ketetapan hati untuk menapakinya,
Pun pula bagi nan telah mulai mengendor semoga dapat sedikit menjadi kencang seperti semula,
Semoga ia dapat memberi manfaat bagi kita semua,
Aamiin.

Kata pengantar:
Kutuliskan catatan ini untukmu wahai saudara dan saudariku yang kucinta dan kusayang karena Allah, insya Allah.  Kutuliskan catatan ini dengan gejolak emosi yang tak terlukiskan.  Entahlah, entah apa hasil akhir dari rangkaian tulisan ini, apakah akan runut atau tidak maka aku tak peduli. Pokoknya hari ini aku hanya mau menuliskan sesuatu untuk kalian, semoga bermanfaat.

Read more...

Ukhty, Kembali Kuingatkan Engkau Tentang Safarmu!!

Saturday, October 15, 2011

Bismillah..

Tulisanku kali ini terinspirasi dari sebuah dialog antara aku dengan dua orang temanku yang teramat aku sayang dan aku cinta karena Allah, insya Allah. Tentu telah maklum bagimu kawan bahwasanya kami adalah sekelompok akhowat yang karena beberapa kondisi tertentu bekerja di luar rumah, tepatnya di bagian lapangan sehingga kami harus melakukan tugas kami ke beberapa daerah yang terkadang atau bahkan hampir semuanya mencapai jarak safar.

Semoga pula engkau telah membaca catatanku lainnya yang berjudul ~Dengan Bertambahnya Ilmu Dan Pula Umur Kok Malah Semakin Lancang??!!~ atau ~Ya Allah, Pingit Sajalah Aku~ agar engkau tidak terlalu bingung dengan tulisan ini nantinya. Atau, jikapun engkau adalah bagian dari kawan-kawanku yang tidak mempunyai kelapangan waktu untuk membaca catatan-catatan tersebut maka akan aku copy paste kan saja separagraf isi pada tulisan itu  yang ada hubungannya dengan topik pembicaraan kita kali ini, insya Allah.

Read more...

Wahai Engkau Para Ikhwan, Maaf Kami Menggugat Kalian!

Wednesday, October 12, 2011

Bismillah.

(Menyambung tulisan  Ustadz Raehanul Bahraen  yang berjudul Antara Cintaku, Cintamu Dan Cinta-Nya [4 Permasalahan Utama Cinta Asmara] bagian ketiga  dari sisi sudut pandang akhwat) 


Yaa ikhwan, sebagaimana halnya diri-diri kalian yang lebih cepat  simpati dan condong kepada para akhwat yang telah berjilbab lebar dan pula telah lengkap dengan cadarnya, duduk dan khusyuk di dalam majelis-majelis ilmu untuk mempelajari perkara-perkara agama, serta beberapa kriteria lain yang menjadi ukuran keshalihan bagi kalian, daripada kepada para kuda liar yang sangat mudah sekali kalian temui di pinggir-pinggir jalan atau di pasar-pasar, yaitu kuda-kuda-pati mereka dengan punggung terbuka, perut kelihatan, betis tersingkap dan bahkan dengan paha terkuak tengah berlenggak-lenggok di tempat-tempat keramaian, mengobral segala keindahan diri-diri mereka yang bisa menjerumuskan kalian ke dalam jurang-jurang neraka, tepatnya ketika kalian tidak atau lalai dalam menundukkan pandangan-pandangan kalian darinya sehingga karenanya kalian akan membayang-bayangkan mereka di dalam hati dan pikiran kalian, apalagi dengan status ‘penghayal tingkat tinggi’ yang dinobatkan kepada kalian, kecuali bagi sebagian dari kalian yang masih diberkan taufiq oleh Allah Ta’ala,  insya Allah.

Read more...

Kenapa Nabi Shalallahu 'Alayhi Wassalam Mengharamkan Berkhalwat Dengan Wanita (Bukan Mahram)? [Artikel Ilmiah Copas]

Saturday, October 1, 2011

Bismillah.

Kami memasukkan artikel ini ke dalam catatan kami atas saran dari seorang ukhty muslimah ketika kami membagikan sebuah tautan, yaitu agar kami meng-copas-kan isi dari tautan yang kami bagikan tersebut dalam bentuk catatan agar ukhty muslimah lainnya dapat membaca artikel yang dimaksud tanpa harus membuka link yang kami sertakan. Berikut adalah artikelnya, semoga bermanfaat.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما

“Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad 1/18, Ibnu Hibban [lihat Shahih Ibnu Hibban 1/436], At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth 2/184, dan Al-Baihaqi dalam sunannya 7/91. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah 1/792 no. 430) [red.]

Read more...

Ukhty, Perindahlah Akhlakmu Karena Engkau Adalah Seorang Perempuan Salafiyyah, Insya Allah

Wednesday, September 28, 2011

Bismillah. 

Ya ukhty muslimah, telah sampai sebuah kisah mengharukan kepada kami sehubungan dengan tanggapan seorang saudari kita yang masih awam mengenai orang-orang dari kalangan salafiyyun yang pernah mereka lihat dan mereka kenal, insya Allah. 

Kisah ini kami dapati pada baris komentar dari sebuah foto nan di up load di fb, tepatnya beberapa komentar dari sebuah akun akhowat yang ditag di dalam foto tersebut. Dan sungguh kisah ini adalah kisah yang sangat membahagiakan kami ditengah begitu banyaknya kisah menyedihkan nan telah kami dengar tentang salafiyyun selama ini. Semoga kisah ini bisa dijadikan cambuk oleh orang-orang yang mengaku sebagai salafy untuk senantiasa memperbaiki akhlak dan budi pekertinya karena Allah, insya Allah. 

Read more...

Hamil Muntah-Muntah, Tenang, Ada STiga [Suami Shalih - Siaga - Siap Antar Jaga] >> Artikel Copas

Tuesday, September 27, 2011

Bismillah.

Pendahuluan:

Morning sickness, istilah ini adalah istilah untuk seorang wanita yang mengalami muntah-muntah pada saat kehamilan dengan beberapa kriteria. Morning sickness bisa berkembang menjadi lebih parah kemudian  menjadi penyakit hiperemesis gravidarum pula dengan beberapa kriteria. Bagi para suami yang telah mempunyai generasi penerus sebagai penyambung gen DNA-nya di muka bumi Allah ini, insya Allah pastilah sudah tahu bagaimana gerangan perjuangan sang  istri dalam melewati fase ini. 

Fase ini dilalui oleh sebagian besar para istri. Oleh karena itu, pada saat-saat seperti ini dibutuhkan suami yang sangat perngertian. Sungguh kita tentu tidak mau menjadi suami yang biasa-biasa saja bagi istri kita, yaitu suami yang tidak hanya sekedar memberikan perhatian, tetapi suami yang dapat memberikan mereka perhatian “plus-plus”, atau  suami yang dapat dirasakan kasih sayang dan kelembutannya di dunia nan akan berkelanjutan  sentuhannya itu untuk kemudian bersemayamlah ia dihati istri-istri kita sampai tetap besanding kelak di “A’la ‘Illiyin” [surga tertinggi], insya Allah.

Read more...

Ukhty, Kukabarkan Kepadamu, Inilah Ikhwan Gadungan Itu!! (Harap Dibaca Sampai Kepada Catatan Kaki yang Menyertainya)

Monday, September 26, 2011

Bismillah.

Ya ukhty muslimah, dalam tulisan-tulisan kami sebelumnya kami selalu berkoar-koar untuk mengingatkan para akhowat agar senantiasa berhati-hati ketika kelayapan di dunia maya mengingat saat ini banyak sekali ikhwan-ikhwan gadungan, ikhwan-ikhwan dadakan, ikhwan-ikhwan kagetan, ikhwan-ikhwan iseng dan ikhwan-ikhwan  dari spesies sejenis yang akan mengobrak-abrik jati-jati diri kita jika sekiranya kita lalai dalam menjaga hijab-hijab kita.

Kemudian pada suatu kesempatan ada seorang ummahat yang bertanya kepada kami tentang ikhwan kagetan itu seperti apakah ia kiranya. Sungguh kala itu kami bingung juga dalam menjelaskannya karena ada sebagian dari spesies ini yang benar-benar berasal dari golongan orang-orang yang belum mengaji sama sekali, namun ada pula sebagian kecil dari mereka yang berasal dari golongan orang-orang yang telah mengaji dan melakukan aksi tak senonoh ini karena sebab-sebab tertentu, yang pasti karena sebab ketidak-jelasan akhlaknya sih sehingga udah ngaji kok ya tetap begitu? Wallahu a’lam.

Read more...

Sebuah Pelajaran Untukmu, Wahai Engkau yang Telah Ingin Menikah

Sunday, September 25, 2011

Bismillah.

Ya ukhty muslimah, beberapa menit sebelum menuliskan dan langsung mempublish postingan ini kami sangat dikagetkan oleh sebuah curhatan dari seorang ummahat (ibu rumah tangga) yang kami baca pada kolom komentar di bawah tulisan seorang ustadz, yaitu Ustadz Abdullah Roy yang sejatinya tulisan tersebut adalah jawaban beliau  mengenai salah satu pertanyaan yang diajukan kepada beliau, tepatnya pertanyaan tentang "Hukum Meracap/Onani/Masturbasi" . Dan sebab inilah yang membuat hati dan tangan kami tergerak untuk menuliskan tulisan kali ini atas izin Allah, insya Allah.

Sungguh kami kaget tak alang kepalang bukan karena pertanyaan yang cukup 'tabu' atau karena jawaban dari ustadz itu sebab kami faham, insya Allah bahwasanya tidak ada kata malu ketika mempelajari hukum-hukum syari'at. Kami justru dikagetkan oleh beberapa kali berkomentar-jawab antara sang Ustadz dengan seorang ummahat mengenai musibah yang tengah menimpanya (si ummahat.red)

Read more...

Bolehkah Menggabungkan Mandi Janabah dan Mandi Ketika Suci dari Haid?

Bismillah.

Bila wanita haid ditimpa janabah, di mana mungkin sebelum haid ia junub dan belum sempat mandi kemudian haid mendatanginya, ataupun ketika sedang haid ia ihtilam (mimpi basah), apakah ia tetap wajib mandi janabah (dalam keadaan ia sedang haid); ataukah boleh menundanya sampai ia suci dari haid baru kemudian ia mandi dengan niat menghilangkan kedua hadats sekaligus, janabah dan haid; ataukah ia harus mandi dua kali, yakni mandi haid dan mandi junub?

Dalam masalah ini ulama berbeda pendapat:

Pendapat Pertama: 

Si wanita tidak wajib segera mandi janabah, dan ketika suci nanti cukup baginya satu kali mandi untuk mengangkat kedua hadats tersebut. Ini merupakan pendapat jumhur ahlul ilmi, di antara mereka adalah imam madzhab yang empat: Abu Hanifah (Al-Muhalla, 1/291), Al-Imam Malik (Al-Mudawwanah, 1/134), Al-Imam Syafi’i (Al-Umm, Kitab Ath-Thaharah, Bab ‘Illatu Man Yajibu alaihi Al-Ghuslu wal Wudhu), dan Al-Imam Ahmad ibnu Hambal (Al-Mughni, Kitab Ath-Thaharah, Fashl Ijtima’ Al-Haidh wal Janabah), semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmati mereka semua. Pendapat ini yang dinyatakan Rabi’ah, Abu Az-Zinad, Ishaq, Sufyan Ats-Tsauri, dan Al-Auza’i dalam satu riwayat darinya. (Al-Ausath 2/105, Al-Mudawwanah, 1/134)

Read more...

Hukum Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Wanita Haidh

Saturday, September 24, 2011

Bismillah. 

Ya ukhty muslimah, pada artikel yang lalu insya Allah telah kami kabarkan kepada engkau sekalian tentang hal-hal yang boleh dilakukan oleh seorang perempuan muslimah ketika haidh, akan tetapi kami masih sangat sering mendapati perintah dan larangan yang agak aneh sehubungan dengan perkara ini, padahal telah terang penjelasan para ulama rabbani dalam hal ini bagi orang-orang yang mau belajar dan menerima kebenaran, insya Allah.

Pada kebanyakan daerah, bahkan di daerah kami sendiri banyak sekali perintah dan larangan bagi seorang perempuan muslimah yang tengah dalam masa-masa haidh ini, dimana perintah dan larangan tersebut sungguh sesekali tidaklah ada dalilnya dalam syari'at islam yang mulia lagi telah sempurna ini.

Read more...

Inilah Sepercik Kisah Antara Jilbab Dan Khimar Kami

Thursday, September 22, 2011

Bismillah.

Ya ukhty muslimah, ada satu pertanyaan sepele nan sejatinya pertanyaan terebut  sangatlah penting yang hendak kami tanyakan kepada engkau sekalian pada kesempatan kali ini, yaitu ketika engkau masih belum mengaji terutama ketika engkau  masih belum mengaji di atas manhaj salaf yang mulia ini maka pernahkah engkau bertanya-tanya dengan pertanyaan yang satu ini, "Bagaimanakah gerangan jilbab seorang perempuan muslimah yang sebenarnya menurut Al Quran dan Sunnah Nabi yang mulia??

Tentu dikala itu telah maklum bagi engkau bahwasanya syarat-syarat jilbab syar'i itu adalah begini dan begini (klik link) akan tetapi mungkin engkau akan sangat dibingungkan ketika engkau sampai kepada pertanyaan, "Lalu, lebarnya jilbab syar'i itu yang sampai mana, apakah cukup sampai menguluri dada saja seperti dalam surat An Nur : 31 atau benar-benar sampai menguluri seluruh tubuh, menimal seperti mukena yang sering engkau pakai ketika shalat itukah, seperti dalam surat Al Ahzab : 59??"

Read more...

Polemik Busana Muslimah Bermotif (Dibordir/Direnda )


Tanya:

Bismillah.

Assalamu’alaikum wa rohmatulloh wa barokatuh,

Ustadz, kami memiliki pertanyaan seputar jilbab muslimah. Telah terjadi diskusi antara beberapa akhwat, tentang hukum memakai busana muslimah (jilbab/gamis/Jubah) yang bermotif/berenda/berbordir/batik sewarna/ bergaris-garis di luar rumah di hadapan non mahrom, dimana ada yang membolehkan dan ada yang tidak. Berikut kami ringkaskan diskusi yang terjadi:

Yang membolehkan berhujjah/beralasan:

1. Pakaian bermotif/berenda/berbordir/batik sewarna/bergaris-garis tersebut sudah biasa di negeri kita (Indonesia) dan berpakaian hitam/gelap polos malah menjadi perhatian orang di sebagian tempat, kondisi ataupun acara yang kebanyakan orangnya berpakaian bercorak-corak/batik. Hendaknya kita berpakaian sesuai ‘urf, karena menurut para ulama hukumnya makruh jika kita menyelisihi ‘urf berpakaian masyarakat setempat.

Read more...

Syarat-Syarat Jilbab Syar'i

Wednesday, September 21, 2011

Oleh : Abu Ubaidah Yusuf bin Muhtar Al-Atsari

Beragam mode busana kini telah membanjiri penjuru dunia. Meruyak semaraknya mode busana tersebut tak hanya di perkotaan saja, bahkan di pedesaanpun tak luput olehnya. Ironisnya, peminat produk yang notabenenya adalah produk  jahiliyah itu justru dari kalangan wanita-wanita muslimah.

Suatu hal yang tak dapat dipungkiri lagi, bahwa maraknya busana-busana jahiliyah tersebut merupakan salah satu program orang-orang kafir dalam menghancurkan umat islam. Mereka merusak para wanita terlebih dahulu dari segi busananya, dan membuat para wanita risih dengan jilbab, menebarkan berbagai kerancuan seperti perkataan : “Busana itukan hanya masalah adat istiadat saja!  Berpakaian itu ibarat seni. Jadi setiap orang bebas memilih mode yang sesuai dengan dirinya masing-masing.” Semua itu dikarenakan mereka menganggap, jika para wanita muslimah sudah berhasil dirusak, rusaklah sudah sendi-sendi agama lainnya, satu demi satu. Mengapa kaum muslimin masih belum sadar dari kelalaiannya selama ini? Kapankah hal ini akan segera mereka akhiri?!

Read more...

Hukum Wanita Muslimah Menggelung/Menyanggul Rambut-Rambut Mereka Sehingga Membentuk Benjolan yang Terlihat dari Balik Jilbab-Jilbab Mereka

Hukum Wanita Muslimah Menggelung/Menyanggul Rambutnya Sehingga Membentuk Benjolan yang Terlihat dari Balik Jilbabnya (1)

Oleh: asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rohimahulloh

Pertanyaan :
Apa hukum seorang wanita mengumpulkan (menggelung/sanggul) rambutnya di atas lehernya dan di belakang kepalanya yang membentuk benjolan sehingga ketika wanita itu memakai hijab, terlihat bentuk rambutnya dari belakang hijabnya?

Read more...

Ukhty, Ini Nasihatku Untuk Cinta Palsumu Dan Terserah Apa Responmu!!

Sunday, September 18, 2011

Bismillah…


Bumi Allah,
08 September 2011




Terkhusus untukmu wahai saudariku yang saat ini teramat sangat ingin aku temui,
Di bagian rumahmu yang manapun engkau berada ketika engkau sedang membaca surat ini.

Assalamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Wahai saudariku yang aku cintai karena Allah, yang aku perhatikan karena Allah, dan yang membuatku menangis karena ketakutanku terhadap apa-apa yang akan menimpamu kelak atas pembangkanganmu karena Allah, insya Allah.

Read more...

Juri Terhormat Dalam Kontes Pemilihan Ikhwan Favorit (Bagian kedua dari tulisan 'Keluhan Perempuan Yang Tak Cantik Dan Tak Pula Bening')


Bismillah…

Membaca judul tulisanku di atas, tentu kawan semuanya telah dapat menduga bahwa kali inipun aku akan kembali membeberkan sebuah curhatan yang pernah disampaikan kepadaku. Hahay, mulai sekarang janganlah kawan terlalu mempercayaiku sebagai tempat bercurhat karena aku ini orangnya ember ya kawan, bukan sembarang ember malahan, aku ini ember bekas nan pula bocor, he he.

Besar harapanku, agar kawan semuanya bersedia membaca tulisanku yang sebelumnya terlebih dahulu, ~Keluhan Perempuan Yang Tak Cantik Dan Tidak Pula Bening~ kemudian baru melanjutkan membaca tulisan ini sehingga dengan demikian semoga kawan bisa mengambil sebuah ibrah yang runut dari kedua seri tulisan sederhana ini, insya Allah.

Read more...

With Love ^^

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP